Mengirim barang seberat 20 kg ke Jepang mungkin terdengar cukup banyak.
Biasanya orang yang mau mengirim barang sebanyak ini mulai mencari tahu berapa ongkirnya dan sebaiknya menggunakan pengiriman udara atau laut.
Sebenarnya tidak ada satu harga yang pasti untuk semua paket 20 kg.
Ada beberapa hal yang perlu dilihat terlebih dahulu.
Berat barang 20 kg
Kalau barang setelah ditimbang mempunyai berat 20 kg, kita sudah mempunyai gambaran awal untuk menghitung ongkir.
Tetapi berat asli bukan satu-satunya yang perlu diperhatikan.
Ukuran kardus juga bisa mempengaruhi perhitungan.
Misalnya barang mempunyai berat 20 kg, tetapi kardusnya sangat besar. Pada layanan tertentu, berat volumetriknya bisa lebih besar dari berat asli.
Karena itu ukuran paket tetap perlu diketahui.
Jangan asal menggunakan kardus yang terlalu besar
Kadang orang berpikir kalau kardus besar akan lebih aman.
Memang belum tentu salah, tetapi kalau ruang kosongnya terlalu banyak, ukuran paket menjadi lebih besar.
Padahal ukuran tersebut bisa ikut diperhitungkan dalam pengiriman.
Jadi sebaiknya gunakan kardus yang cukup untuk barang dan tetap memberikan ruang untuk perlindungan.
Kalau barang mudah rusak, tetap perlu menggunakan bahan packing yang sesuai.
Paket 20 kg bisa dikirim lewat udara
Pengiriman udara bisa menjadi pilihan kalau barang ingin lebih cepat sampai di Jepang.
CJX mempunyai layanan Air Express dan Air Regular.
Air Express mempunyai estimasi sekitar 5 sampai 7 hari.
Sedangkan Air Regular sekitar 7 sampai 10 hari.
Untuk paket 20 kg, pilihan pengiriman udara bisa dipertimbangkan kalau barang memang dibutuhkan lebih cepat.
Tetapi biaya pengiriman udara biasanya perlu dihitung berdasarkan berat dan ukuran paket.
Bagaimana dengan pengiriman laut?
Selain udara, ada pengiriman melalui laut.
Pengiriman laut membutuhkan waktu lebih lama.
Untuk Sea Ekonomis, estimasinya sekitar 30 sampai 45 hari.
Kalau tidak terburu-buru, pengiriman laut bisa menjadi pilihan untuk barang yang cukup banyak.
Misalnya mengirim pakaian, perlengkapan rumah atau barang pribadi lainnya.
Untuk barang 20 kg, sebaiknya dibandingkan dulu pilihan yang tersedia sebelum menentukan pengiriman.
Apakah paket 20 kg harus dibuat satu kardus?
Tidak selalu.
Barang 20 kg bisa saja dibagi menjadi beberapa kardus jika memang lebih aman atau lebih mudah untuk dipacking.
Misalnya total barang 20 kg dibagi menjadi dua kardus dengan berat masing-masing 10 kg.
Tetapi pembagian paket seperti ini juga perlu dihitung kembali karena jumlah kardus dan ukurannya dapat mempengaruhi biaya.
Jadi tidak selalu lebih murah kalau barang dibagi menjadi beberapa paket.
Barang apa yang bisa dikirim?
Berat 20 kg tidak berarti semua jenis barang bisa dikirim.
Tetap ada aturan mengenai barang yang diperbolehkan.
Misalnya beberapa jenis makanan bisa dikirim, tetapi makanan segar atau barang tertentu tidak bisa diterima.
Barang yang mengandung bahan berbahaya juga mempunyai aturan tersendiri.
Kalau tidak yakin dengan barang yang ingin dikirim, lebih baik tanyakan terlebih dahulu.
Daripada barang sudah dipacking tetapi ternyata tidak bisa dikirim.
Siapkan alamat tujuan di Jepang
Selain barang, alamat penerima juga harus disiapkan.
Tuliskan nama penerima, alamat lengkap, kode pos dan nomor telepon.
Pastikan kembali semua data sebelum paket dikirim.
Kesalahan alamat bisa membuat proses pengiriman menjadi lebih sulit.
Lalu berapa ongkir 20 kg ke Jepang?
Untuk mengetahui angka yang sebenarnya, kita tetap perlu melihat kondisi paket.
Minimal perlu diketahui:
- Berat barang
- Ukuran kardus
- Jumlah kardus
- Jenis barang
- Kota tujuan di Jepang
- Pilihan pengiriman
Setelah informasi tersebut lengkap, barulah biaya bisa dihitung.
Jadi kalau Anda mempunyai barang sekitar 20 kg dan ingin mengirimkannya ke Jepang, jangan hanya memberikan informasi “20 kg”.
Berikan juga ukuran paket dan informasi barangnya.
Dengan begitu ongkir yang diberikan bisa lebih sesuai dengan kondisi paket sebenarnya.
Kesimpulan
Mengirim paket dari Indonesia ke Jepang bisa menggunakan pengiriman udara maupun laut, tergantung kebutuhan dan layanan yang tersedia.
Pengiriman udara lebih cepat, sedangkan pengiriman laut membutuhkan waktu lebih lama.
Selain berat, ukuran paket juga perlu diperhatikan karena bisa mempengaruhi perhitungan ongkir.
Jadi sebelum mengirim paket 20 kg, sebaiknya timbang barang, ukur paket dan pastikan jenis barangnya boleh dikirim.
Setelah itu baru tentukan pengiriman yang paling sesuai.
.png)
Komentar
Posting Komentar